Aksi jual saham di bursa New York atau Wall Street baru-baru ini dianggap sebagai sesuatu yang wajar. Hal tersebut diungkap oleh profesor emeritus keuangan dari Wharton School, University of Pennsylvania, Jeremy Siegel.

Siegel menjelaskan bahwa keputusan Federal Reserve (Fed) untuk lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga menjadi “pemeriksaan realitas” bagi investor.

Dikutip dari CNBC pada Sabtu (21/12/2024) Fed baru saja menurunkan suku bunga sebesar 0,25%, sehingga tingkat suku bunga berada di kisaran 4,25%-4,5%.